Oleh: infoeduspirit | Desember 1, 2008

Cerahkan Duniamu, anakku …

Anak-anaku, tak terasa, waktu telah berlari dan bermain bersamamu sementara aku sibuk dengan duniaku sendiri. Kesadaranku sekarang mengantarkanku pada saat-saat diamana aku merasa terpanggil untuk mengatakan sesuatu sebagai bekalmu menjalani hidup. Meskipun cara-caraku, perbuatanku serta kata-kataku telah banyak membentuk pola pikir dan persepsi-persepsimu selama ini. Namun aku percaya bahwa semua itu kembali kepadamu untuk menyusun kembali pola pikir dan persepsimu tentang kehidupan cita-citamu sekarang.

Membentuk kembali pola pikir dan persepsi-persepsimu saat ini sangat tergantung pada dirimu sendiri. Lupakan semua kondisi yang telah membentukmu selama ini. Sekarang hanya dirimu yang mampu merubahnya, bukan lagi aku, orang tuamu. Jalan hidupmu yang masih panjang, mungkin akan sama sekali berbeda dengan jalan yang pernah kulalui, tikungan-tikungan tajam kehidupanmu harus kaulalui dengan banyak pengetahuan dan ilmu. Jangan mengandalkan kebiasaan-kebiasaanmu sekarang. Perubahan demi perubahan yang kau lakukan akan menjadi kesempatan yang tidak pernah kautemui sebelumnya. Lakukan perubahan itu melalui pola pikirmu dan persepsi-persepsimu.

Kebiasaan-kebiasaan lama yang selalu mengandalkanku untuk selalu membimbing, mengarahkan, menegur bahkan memarahimu, sekarang harus kamu tinggalkan dan menggantinya dengan kebiasaan-kebiasaanmu yang lebih bertanggungjawab atas dirimu sendiri. Tanggungjkawabmu pada dirimu adalah mutlak kauperlukan sebagai kendali atas dirimu dan kepentingan-kepentingan-mu. Mulailah untuk mampu bertanggungjawab kepada dirimu sendiri. Karena dengan demikian kamu akan mampu bertanggungjawab pada orang lain dan lingkunganmu.

Ketahuilah anakku, ketika kamu mengetahui dan faham atas tanggung-jawabmu terhadap dirimu sendiri, maka itu berarti kamu telah mampu memutuskan apa yang terbaik untuk hidupmu. Aku hanya bisa membantumu agar tetap tumbuh dan tumbuh. Menjadi manusia yang mengetahui bahwa dirinya manusia. Kehidupan yang selalu tumbuh adalah tujuan kita sebagai manusia, jika tidak ada pertumbuhan dalam hidup kita, maka kehidupan itu tidak layak lagi untuk kita jalani. Semua makhluk yang ada di alam semesta inipun tumbuh dan berubah sesuai hukum alamnya masing-masing. Kamu harus selalu tumbuh.

Pertumbuhanmu akan sejalan dengan berkembangnya tanggungjawabmu terhadap kehidupanmu sekarang. Apapun yang terjadi diluar hidupmu atau bahkan terjadi didalam kehdupanmu, selalulah bertanya, ada apa denganku sehingga peristiwa itu terjadi diluar atau didalam kehidupanku ?. Jangan menyalahkan siapapun dan apapun apalagi menyalahkan dirimu sendiri. Justru hal ini bisa kita jadikan mata pelajaran baru untuk kita fikirkan. Dan jawaban atas pertanyaanmu itu sebenarnya sudah disiapkan di alam semesta ini untukmu sebagai hadiah dari Tuhanmu atas keberanianmu mengajukan pertanyaan itu. Jadikan pertanyaanmu itu sebagai kebiasaanmu sekarang.

Tanggungjawab yang selalu hidup dalam dirimu menandakan bahwa kamu selalu tumbuh. Mengapa kukatakan bahwa tanggungjawabpun harus hidup dalam dirimu ?. Karena tanggungjawab bukan hanya berlaku atas perbuatanmu kepada orang lain. Tetapi kamu juga nantinya akan mampu bertanggungjawab atas perbuatan orang lain terhadap dirimu, bahkan kamu juga akan mampu bertanggungjawab atas perbuatan orang lain dengan orang lain yang dekat denganmu. Mengapa demikian ? karena kamu adalah pemimpin atas dirimu sendiri dan orang lain. Meskipun dirimu tidak menganggapnya sebagai pemimpin, tapi Tuhanmu telah memberikanmu status kehidupanmu sebagai pemimpin. Karunia ini tidak pernah diberikan kepada siapapun kecuali kamu, anakku. Peliharalah karunia itu dengan tanggungjawab-tanggungjawabmu.

Tentu saja, tanggungjawabmu bukan hanya kepada perbuatan dan perilakumu. Kamu juga bertanggungjawab terhadap pikiran-pikiranmu, yang melahirkan persepsi-persepsimu sendiri, itu yang paling awal sebenarnya. Pikiran-pikiranmu tentang keinginan dan niat-niatmu akan berbuah menjadi realitas kehidupanmu, sekarang dan kelak kemudian.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: